Monday, December 17, 2012

Kawasan Kumuh Kian Marak


Kota Eddy Santana Putra PALEMBANG – Ketua Kerukunan Masyarakat Adat Sumsel (Kemas) MA Rahman Marta Baya menilai, di balik pesatnya kemajuan Kota Palembang ternyata masih banyak kawasan kumuh di kota ini. “Dikawasan Seberang Ulu dan Ilir masih banyak kami temukan daerah kumuh, terutama di pinggir anak Sungai Musi,”kata Rahman dibincangi SINDO di kantornya,kemarin.

Rahman mengungkapkan, berdasarkan catatan pihaknya, konsentrasi daerah kumuh paling banyak berada di kawasan Seberang Ulu. “Kawasan kumuh hampir merata di kawasan Seberang Ulu,mulai dari 1 Ulu sampai 16 Ulu, hingga Plaju Darat,” paparnya. Pihaknya berharap, pemerintah daerah harus lebih serius menyikapi masalah kawasan kumuh ini. Pasalnya, terus menjamurnya daerah kumuh sangat berdampak pada kehidupan masyarakat itu sendiri.

Faktor timbulnya kemiskinan dan maraknya tempat-tempat kumuh, juga tak lepas dari pertumbuhan masyarakat yang sangat pesat. Belum lagi warga pendatang yang masuk ke Palembang dengan membangun dan menyewa rumah, sehingga menciptakan kawasan kumuh yang baru. “Ibarat dua sisi mata uang, Palembang terus berkembang dan warga miskinnya juga terus bertambah,”pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Seberang Ulu II M Ichsanul Akmal tak menampik, bahwa di kecematan yang dipimpinnya masih banyak dijumpai masyarakat yang hidupnya berada di bawah garis kemiskinan.

“Peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan Seberang Ulu semestinya harus didukung dengan home-home industri, agar mereka bisa mandiri. Karena, memang kawasan kita (Seberang Ulu) bukan kawasan industri, jadi masyarakatnya sedikit tertinggal,”tandasnya.

Sumber: Kawasan Kumuh Kian Marak